Tour Of Duty Dewa di Aceh Diarak Panser, Disiram Hujan
Minus drum, band asal Surabaya ini menapaki jalur "maut" di Nanggroe Aceh Darussalam. Dua kota konflik pun didatangi. Malah, daerah paling "hitam" dihutan Aceh ikut dirambahi. Ryo dari Hai Di ruang monitor yang ada di depan panggung berukuran 9 x 15 meter yang dibangun di atas lapangan Hiraq yang ada di pusat kota Lhokseumawe, Dhani Ahmad berdiri dengan gaya khasnya. Sambil melipat tangan didada. Si Jenggot yang hari itu pake kaos loreng lengkap dengan celana militer arahan pada Edot, mantan keyboardis Powerslaves, yang kebagian tugas jadi operator. “Kayaknya outputnya belum seimbang. Aku mau soundnya kedengaran maksimal. Soalnya penonton yang datang kayaknya bakalan banyak, ” tegas Dhani. Sempet tuker pikiran sebentar. Dhani melangkahkan kakinya ke arah panggung dan berhenti cuma beberapa meter di depannya. Sambil memejamkan mata, Dhani mendengarkan lagu Pupus yang tengah dimainkan Once. Andra dan barisan additional yang terdiri dari Yuke (bas), Tepi (gitar...